Peran Vitamin D untuk Imunitas
Vitamin D adalah vitamin larut lemak yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan sistem imun tubuh. Vitamin ini membantu mengatur respons kekebalan, meningkatkan pertahanan terhadap infeksi, dan berperan dalam mencegah peradangan berlebih.
Temuan Penelitian Terkini
- Studi di Journal of Immunology menemukan bahwa kadar vitamin D yang cukup menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan hingga 40%.
- Penelitian lain menyebutkan, defisiensi vitamin D dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena penyakit autoimun dan infeksi berat, termasuk COVID-19.
- Vitamin D membantu produksi peptida antimikroba yang berperan melawan bakteri dan virus.
- Suplementasi vitamin D efektif meningkatkan imunitas, terutama pada individu dengan kadar vitamin D rendah.
Sumber Vitamin D
- Sinar matahari: Paparan sinar matahari pagi membantu tubuh memproduksi vitamin D.
- Makanan: Ikan berlemak (salmon, sarden), kuning telur, hati, susu fortifikasi, dan margarin.
- Suplemen: Diberikan sesuai anjuran dokter jika asupan harian kurang.
Anjuran Kebutuhan Vitamin D
- Orang dewasa: 600â800 IU per hari.
- Anak-anak: 400â600 IU per hari.
- Lansia dan ibu hamil: dosis lebih tinggi sesuai rekomendasi dokter.
ID
