img

Kuliah Umum bersama Pakar Fortifikasi Pangan Indonesia

M. Alfatih Alfien A F M


Jakarta, 4 Mei 2023 – Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) bekerja sama dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Vokasi Gizi Indonesia (AIPVOGI) menghadiri kuliah umum yang diselenggarakan oleh Yayasan Kegizian untuk Pengembangan Fortifikasi Pangan Indonesia (KFI). Acara yang berlangsung secara hybrid ini mengangkat topik utama “Apa dan Mengapa Fortifikasi Pangan?”.



Ketua KFI, Ibu Dra. Nina Sardjunani, MA, mengawali acara dengan memaparkan sejarah pendirian KFI serta pentingnya advokasi fortifikasi pangan untuk mendukung kesehatan masyarakat. Dukungan senada disampaikan oleh Ketua Umum DPP PERSAGI, Ibu Rudatin, SSt.MK, SKM, M.Si, yang menekankan perlunya penguatan program fortifikasi dalam intervensi gizi nasional. Sementara itu, Ketua AIPVOGI, Bapak Joko Susilo, SKM, M.Kes, menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas mahasiswa vokasi gizi agar memiliki kompetensi khusus di bidang fortifikasi dan suplementasi.


Paparan Pakar: Apa dan Mengapa Fortifikasi?


Kuliah umum disampaikan langsung oleh pakar fortifikasi pangan kenamaan, Prof. Soekirman, SKM, MPS, Ph.D. Beliau membedah secara mendalam mengenai perbedaan antara fortifikasi konvensional dan biofortifikasi, urgensi implementasinya di Indonesia, hingga landasan regulasi yang mengaturnya.


Kuliah umum yang disiarkan langsung dari kantor KFI di Komplek Bappenas ini berlangsung sukses dengan antusiasme tinggi, tercatat hampir 1.000 peserta yang mengikuti jalannya acara secara daring.

Editor: Sudikno