img

DPP Persagi: PERSAGI gelar Temu Ilmiah Nasional ke-2 Tahun 2026

DPP Persagi: PERSAGI gelar Temu Ilmiah Nasional ke-2 Tahun 2026


"Sinergi Keamanan Pangan, Ketahanan Gizi, dan Kesehatan Saluran Cerna serta Edukasi Gizi pada Program MBG Menuju Generasi Emas Indonesia”, merupakan tema yang diangkat oleh Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) dalam Temu Ilmiah Nasional ke 2 tahun 2026 yang berlangsung tanggal 3-5 Juli 2026 di Surabaya. Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Bapak Adhy Karyono, A.Ks, M.A.P yang menekankan dampak positip program makan bergizi gratis di Jawa Timur. Investasi sosial bagi anak merupakan komitmen Presiden RI untuk melindungi semua anak Indonesia agar mendapatkan makanan bergizi. Bapak Sekda juga menyampaikan program  stunting di Provinsi Jawa Timur mengalami penurunan dari 17,7 persen menjadi 14,7 persen dan berharap dengan adanya makan bergizi gratis, angka stunting di Jawa Timur dapat terus ditekan.


Acara ini dihadiri sekitar 600 orang, terdiri dari para ahli gizi dari berbagai daerah di Indonesia, kepala daerah, praktisi, mahasiswa, media, dan dunia usaha.  


Kehadiran Pungkas Bahjuri Ali, T.P., M.S., Ph.D. selaku Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Kementerian PPN/Bappenas Bappenas serta Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM M.Riza Damanik, Ph.D., IPU. sangat memberikan pencerahan dalam kebijakan pemerintah saat ini.


Acara ini menjadi sebuah perhelatan akbar dengan hadirnya Ahli Gizi Indonesia dari 34 DPD PERSAGI, baik yang bertugas di institusi kesehatan, pendidikan, dunia usaha, lembaga sosial, organisasi profesi menunjukkan komitmen kuat mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui penguatan peran gizi, keamanan pangan, dan edukasi gizi yang berkelanjutan.


Temu Ilmiah Nasional PERSAGI 2026 menghadirkan narasumber nasional dan global. Beberapa pemateri internasional yang hadir antara lain Ana Sangabriel dari Jepang, Dr. Takuya Akiyama dari Jepang, serta Ms. Miriam Shindler dari GAIN, Geneva, Swiss. Kehadiran narasumber global ini memperkuat perspektif ilmiah dan praktik terbaik dalam bidang gizi, pangan, serta kesehatan saluran cerna.


Dalam sambutannya, Ketua Umum PERSAGI, Ir. Doddy Izwardy, MA, Ph.D, menekankan pentingnya peran PERSAGI dalam mendukung perbaikan kesehatan masyarakat melalui pangan. Beliau menyampaikan bahwa PERSAGI bekerja dengan prinsip Swastha Harena, yaitu perbaikan kesehatan melalui makanan. Prinsip ini menjadi landasan penting dalam memperkuat kedaulatan pangan dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.


Isu stunting juga menjadi salah satu perhatian utama. Dengan angka stunting yang masih berada pada kisaran 19,8%, PERSAGI diharapkan dapat terus berkontribusi dalam upaya penurunan angka tersebut melalui berbagai program ilmiah, edukatif, dan kolaboratif, termasuk penyelenggaraan Temu Ilmiah Nasional yang dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.


Kegiatan ini juga menjadi ruang penting untuk memperkuat gagasan dan inovasi bagi pembangunan bangsa. Melalui keynote speech dan berbagai sesi ilmiah, para peserta diajak untuk memahami perkembangan terbaru terkait keamanan pangan, ketahanan gizi, kesehatan saluran cerna, serta strategi edukasi gizi dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Ketua Panitia, Dr. Marudut Sitompul, MPS, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas, dan kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sinergi keamanan pangan, ketahanan gizi, dan kesehatan saluran cerna atau gut health dalam implementasi Program MBG. Upaya ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Generasi Emas Indonesia.


Selain sesi ilmiah, kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan jejaring antar profesi, organisasi, mitra, dan pemangku kepentingan.


Melalui Temu Ilmiah Nasional PERSAGI 2026, PERSAGI menegaskan kembali komitmennya sebagai organisasi profesi gizi yang berperan aktif dalam mendukung kebijakan nasional, memperkuat edukasi gizi, serta mendorong inovasi dalam pelayanan gizi untuk masyarakat Indonesia. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat kontribusi ahli gizi terhadap pembangunan kesehatan dan ketahanan pangan nasional.

[10.23, 7/7/2026] Cahaya DPP Persagi: Tks pak SDH upload berita dan gambar SDH ACC Bu Atik selaku ketua yang membawahi bidang dokpub DPP persagi